Trik Tepat, Mana yang Lebih Oke, Potong atau Warnai Rambut Dulu?

Trik Tepat, Mana yang Lebih Oke, Potong atau Warnai Rambut Dulu?

Tampil lain dan lebih fresh, tentu dapat jadi teknik untuk menunjang penampilan. Bukan hanya dapat dilakukan dengan make-up, mengolah tampilan gaya rambut, pun bisa buat penampilan kian trendi. Bukan melulu untuk wanita, tapi pun untuk pria.

Namun, andai Anda tertarik guna tampil gaya dengan mengerjakan pewarnaan rambut, ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan.

Banyak tahapan yang mesti kita lalui sebelum kesudahannya rambut estetis Anda pulang menjadi berwarna.

Hairstylist Salon Double Hair Studio, Rendy mengatakan andai Anda berkeinginan memperbaharui warna rambut, baiknya berkonsultasi dengan ahlinya. Berikut langkah-langkah sebelum Anda mengecat rambut:

Konsultasi
Rendy mengatakan andai kaum adam dan hawa berkeinginan melakukan pengecatan rambut, baiknya kerjakan konsultasi dengan berpengalaman rambut.

Hairstylist bakal menganalisa jenis rambut kita dan bakal memilihkan warna terbaik yang bakal digunakan. Rekomendasi hairstylist lazimnya dapat menciptakan Anda tampil menawan di luar yang kita bayangkan.

Potong Rambut
Jika Anda hendak benar-benar mengolah tatanan rambut, baiknya kita memangkas rambut sebelum diwarnai.

Banyak yang salah kaprah, ada sejumlah salon yang mengecat rambut terlebih dahulu baru rambut kita dipotong.

Sebenarnya teknik tersebut salah, mengapa? Kita mesti menggunting rambut terlebih dahulu. Karena model guntingan tersebut akan dominan pada proses pewarnaan rambut.

Jadi bila ada yang mengecat rambut, baru gunting tersebut salah. Setelah gunting rambut, baru anda cocokkan warna yang pas guna tatanan rambut baru kita.

Tentukan Warna Rambut
Untuk perempuan yang kegemaran menggonta-ganti warna rambut, tidak boleh pernah menggelapkan rambut gunakan warna hitam dan merah.

Karena wanita andai sudah sejumlah bulan akan jenuh dengan warna rambutnya, nah bila sudah gelap maka tidak dapat lagi mengecat rambut dengan warna fesyen (ash, dan blonde). “Itu akan sulit sekali, dan banyak sekali salon tidak terdapat yang mau.”

Baca Juga: