Tren Serangan Siber 2020 Versi Kaspersky

Tren Serangan Siber 2020 Versi Kaspersky

Tren Serangan Siber 2020 Versi Kaspersky

Tren Serangan Siber 2020 Versi Kaspersky
Tren Serangan Siber 2020 Versi Kaspersky

ini data akun adsensenya ja
adearis53@gmail.com
– Kaspersky memprediksi jenis-jenis serangan siber atau Advanced Persistent Threats (APT) yang mengancam dunia siber pada 2020 akan semakin canggih dengan spesifikasi target lebih berkembang.

Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengembangan dan penyebaran pembelajaran mesin, teknologi untuk pengembangan deep fake, atau kekisruhan di sekitar rute perdagangan antara Asia dan Eropa.

Prediksi tersebut dikembangkan berdasarkan perubahan yang ditemui oleh Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky selama 2019.

“Masa depan memiliki banyak probabilitas, sehingga mungkin masih ada

hal-hal yang tidak termasuk dalam prediksi kami. Kompleksitas dan luasnya jangkauan serangan dilancarkan menawarkan begitu banyak kemungkinan,” kata peneliti keamanan di Kaspersky Vicente Diaz.

Dengan serangkaian prediksi ancaman industri dan teknologi berikut, diharapkan akan membantu mempersiapkan kita dalam menghadapi tantangan yang ada dalam kurun waktu 12 bulan mendatang.

Prediksi ancaman dengan target lain untuk tahun 2020 meliputi:

Ransomware bergeser ke arah ancaman yang ditargetkan.
Kemungkinan yang dapat terjadi alih-alih membuat file yang tidak dapat dipulihkan, para peretas justru mengancam akan mempublikasikan data yang telah mereka curi dari perusahaan korban.

Peraturan perbankan baru di Uni Eropa akan membuka vektor serangan

baru.
Terdapat kemungkinan bahwa pelaku kejahatan siber akan berusaha untuk menyalahgunakan mekanisme baru ini dengan skema penipuan baru. Sebab bank yang saat ini diharuskan untuk membuka infrastruktur dan data mereka kepada pihak ketiga yang berharap dapat memberikan layanannya kepada para nasabah.

Lebih banyak serangan infrastruktur dan serangan terhadap target non-PC.
Para peretas telah memperluas perangkat mereka di luar Windows, bahkan di luar sistem PC, seperti VPN Filter dan Slingshot, sehingga peretas mulai menargetkan perangkat keras jaringan.

Serangan siber berfokus di tengah kawasan rute perdagangan Asia dan

Eropa.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Ini termasuk pertumbuhan spionase politik di mana pemerintah berusaha untuk mengamankan kepentingan mereka baik di dalam maupun di luar negeri.

Kemungkinan besar serangan siber akan meluas juga ke teknologi spionase dalam situasi krisis ekonomi yang nyata dan berpotensi menyebabkan ketidakstabilan.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/