Menentukan jendela target

Menentukan jendela target

Table of Contents

Menentukan jendela target

Menentukan jendela target
Menentukan jendela target

Bila anda menjalankan script pada satu viewer, tetapi ingin mempengaruhi obyek yang berada pada lain viewer, anda bisa menggunakan struktur kontrol in untuk menjadikan suatu viewer sebagai jendela target untuk sementara. Pernyataan yang berada dalam struktur kontrol berjalan seolah-olah berada pada viewer yang kedua.

–melakukan efek transisi pada viewer yang lain
to handle buttonDown
in viewer “dialog”
transition “spiral in fast” to black
end
end
to handle buttonUp
in viewer = “dialog”
transition “spiral out fast” to white
end
end

Perintah spooler

Gunakan struktur kontrol start spooler untuk melakukan pencetakan. Perintah print dan print eject hanya bekerja didalam struktur kontrol ini, Jadi anda harus memakainya bila ingin mencetak dari suatu script. Sebaai contoh :

to handle buttonClick
start spooler
print all pages
end
end

Memakai dynamic link libraries (DLL)

Untuk bisa menggunakan fungsi-fungsi yang terdapat pada dynamic link libraries (DLL), anda harus terlebih dahulu menginisialisasinya pada struktur kontrol linkDLL. Misalnya :

to handle buttonClick
linkDLL “TB3 0win.DLL”
int horizontalDisplayRes ( )
int verticalDisplayRes ( )
end
request “ukuran layar (pixel) : ” && \
horizontalDisplayRes ( ) & ” , ” \
& verticalDisplayRes ( )
unlinkDLL “TB3 0win.DLL”
end

Menyela struktur kontrol dengan break dan continue

Untuk menyela atau merubah aliran dari strruktur kontrol, anda bisa memakai break dan continue di dalam struktur tersebut. Gunakan break untuk keluar dari struktur kontrol tanpa harus menyelesaikan seluruh pernyataan yang ada di dalamnya, atau jika ingin keluar dari perulangan lebih awal, misalnya pada saat muncul kesalahan.

Jika anda memakai break untuk keluar dari handler, kontrol akan dikembalikan ke apa saja yang telah memanggil handler tersebut sebelumnya. Contoh pemakaiannya adalah :

to handle buttonClick
requst “Keluar dari program?” with “ya” or “tidak”
if it is “Tidak”
break
end
save changes to this book
send exit
end

Bila ingin keluar dari suatu struktur kontrol yang berada dalam handler, sertakan nama struktur kontorl tersebut setelah kata break. Contohnya :

to handle buttonClick
step n from 1 to 100
if n > 10
break step
else
put n into commandWindow
pause 30 ticks
end
end
put “Berhenti menghitung…” into commandWindow
end

Pernyataan continue digunakan ubtuk melewati satu iterasi tanpa menjalankan peryataan yang terdapat pada iterasi yang aktif. COntinue lebih banyak dipakai pada struktur kontrol step atau do/until.

–menampilkan bilangan ganjil 1 sampai 30
to handle buttonClick
step n from 1 to 30
if n mod 2 is 0
continue
end
put n into commandWindow
pause 30 ticks
end
end

Sumber : https://abovethefraymag.com/