Kegiatan dan Aplikasi Ini Permudah Akses Beasiswa ke Luar Negeri

Kegiatan dan Aplikasi Ini Permudah Akses Beasiswa ke Luar Negeri

Kegiatan dan Aplikasi Ini Permudah Akses Beasiswa ke Luar Negeri

Kegiatan dan Aplikasi Ini Permudah Akses Beasiswa ke Luar Negeri
Kegiatan dan Aplikasi Ini Permudah Akses Beasiswa ke Luar Negeri

Berbagai komunitas serta organisasi bidang pendidikan dan beasiswa akan segera menyelenggarakan kegiatan World Indonesia Scholarship (WISH) Festival 2019. Kegiatan itu dilakukan untuk memperbesar dan memperluas dampak atas inisiatif program beasiswa untuk masyarakat Indonesia.

Salah satu perwakilan panitia, Secretary-General Indonesian Scholarship Network (ISN) Agung Adhityawarman menjelaskan, acara tersebut akan bermanfaat bagi para pencari beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Mereka akan membantu masyarakat ‘melek’ beasiswa.

“Ini kegiatan non provit sosial jadi buat masyarakat Indonesia yang masih bingung soal biasiswa, kita Sahabat Beasiswa, LPDP Mata Garuda, ISN membantu,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (6/1).

WISH Festival pertama diselenggarakan pada Agustus 2018 dengan nama WISH Forum 2018, dan berhasil menarik minat lebih dari 25.000 masyarakat Indonesia. Kemudian pada tahun ini, kegiatan tersebut akan dilaksanakan serentak di 20 kota seluruh tanah air.

“Kan selama ini event (WISH) kegiatannya di Jakarta. Nanti di Februari 2019 kita roadshow di 20 kota,” kata Adhit

Selain WISH Festival 2019, pada Februari mendatang, pihaknya juga akan

meluncurkan aplikasi beasiswa bernama Shoters yang akan menjadi scholarship center di Indonesia. Aplikasi tersebut bisa ditemukan di smartphone, baik Android maupun iOS.

“Itu nanti akan menjadi informasi pusat beasiswa di Indonesia. Orang Indonesia mau cari tahu tentang biasiswa dibantu melalui aplikasi itu secara gratis,” tuturnya.

Adhit menerangkan, Shoters akan berjalan beriringan dengan website scholarshipcenter.id yang nantinya akan bekerja sama dengan Google.

“Sehingga nanti orang yang mau keluar negeri melalui jalur biasiswa yang

pertama buka Google dulu, tinggal search mau nyari beasiswa (misalnya) studi S2, di situ akan kebuka daftar tertulis informasi beasiswa beasiswa di Eropa. Lalu pelajari (persyaratan), mau ke Belanda, Inggris, Rusia, negara-negara yang program beasiswanya paling rutin,” paparnya.

Setelah mengetahui persyaratannya, masyarakat Indonesia harus mengikuti persyaratan dan berjuang dalam seleksi yang berlangsung.

“Se-simple itu untuk kita bisa belajar ke luar negeri. Yang menjadi

perjuangan adalah kita memenuhi persyaratan tersebut, biasanya syarat yang dibutuhkan paling utama itu kemampuan bahasa asing terutama bahasa Inggris melalui sertifikasi IELTS (The International English Language Testing System),” terang dia

 

Baca Juga :