Job pertama dan terakhir pemberiannya

Job pertama dan terakhir pemberiannya

Job pertama dan terakhir pemberiannya

Job pertama dan terakhir pemberiannya
Job pertama dan terakhir pemberiannya

saya seorang anak muda yang mencoba ingin menggeluti bisnis fotografer wedding. Bertepatan tanggal 14-11-2010 , saya mendapatkan job untuk foto wedding dari teman ibu saya dan sekaligus guru saya yang telah mengajarkan beberapa tips tentang foto wedding yaitu Alm(nama tidak perlu disebutkan) . Dimana beliau merupakan seorang yang penuh ceria. Saya baru kenal beliau 2hr sudah bisa merasakan kalau beliau orang yang baik. Lanjut ke kisahnya 😀

Bertepatan hari Sabtu malam, saya terima telp dari no yang saya tidak kenal, dan setelah saya angkat ternyata telp dari alm. Beliau menanyakan apa besok saya ada acara atau tidak ? jelas saya menjawab tidak, dan beliau pun meminta tolong untuk mendokumentasikan acara pernikahan di daerah cilendek di karenakan jadwal beliau sudah penuh, tanpa pikir panjang pun saya langsung menerimanya.
Minggu pagi…
Dengan semangat 45 saya pun bangun dan berangkat (maklum kerjaan pertama) hehe. Perlengkapan Perang pun di cek kembali sebelum berangkat, dan semuanya siap. Kami janjian di depan Giant yasmin. Beliau datang dan segera membawa saya ke tempat acara pernikahan.
sesampai di tempat pernikahan…
rasa grogi datang, keringet dingin, dan gugup. Beliau pun langsung menyuruh saya mengambil kamera dan bersiap-siap mengabadikan moment,dengan rasa grogi saya pun mengeluarkan kamera dari tasnya dan segera mengabadikan moment itu. Beliau melihat sambil memberi arahan bagian mana saja yang harus di abadikan. Keringat dingin makin menjadi dan dalam hati pun saya berkata “gw harus bisa, jangan sampai mengecewakan, karena pernikahan acara sekali seumur hidup”. Selang beberapa lama, beliau pergi untuk motret prewedding di puncak. Yaa, dan akhirnya saya sendiri, tidak ada teman untuk ngobrol.
Acara dilanjutkan, dan lama-lama saya merasa nyaman dengan kerjaan pertama saya. Sore hari pun tiba dan beliau kembali datang, bertanda tugas saya hari ini selesai.
keesokan harinya …
saya menyetorkan foto ke rumah beliau, di sana beliau meminta saya untuk mengajarkan beliau sedikit untuk mengedit foto, dengan senang hati saya pun mengajarkannya 😀 . Setelah foto selesai kami edit, saya pun pulang dan beliau pergi ke tempat percetakan foto.
keesokan harinya…
Tante saya menelpon saya dan memberi tahu bahwa beliau sudah tidak ada,.Saya pun terkejut dengar berita itu, saya mencoba menelp ke no beliau dan yang mengangkat telp saya itu anaknya, dan ternyata berita duka itu benar. Beliau meninggal dunia hari minggu sore, sepulang dari nyetak foto.