Ekspor Jabar September Capai USD 2,51 Miliar

Ekspor Jabar September Capai USD 2,51 Miliar

Ekspor Jabar September Capai USD 2,51 Miliar

Ekspor Jabar September Capai USD 2,51 Miliar
Ekspor Jabar September Capai USD 2,51 Miliar

BANDUNG– Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan ekspor Jabar pada Bulan September mengalami penurunan sebesar 9,77% namun masih surplus dari sisi neraca perdagangan luar negeri.

Kepala BPS Jabar, Dodi Herlando mengatakan ekspor Jabar selama

September 2017 tercatat sebesar USD 2,51 miliar, turun dari bulan sebelumnya, dimana Agustus ekspor mencapai USD 2,78 miliar.

“Ekspor Jabar masih didominasi non migas, dimana total ekspor non migas mencapai USD 2,49 miliar, sementara ekspor migas tercatat sebesar USD 21,65 juta,” ujarnya, Rabu (1/11).

Pangsa pasar ekspor non migas Jabar tetap ke negara Amerika Serikat,

Jepang dan Thailand, masing-masing senilai USD 440,15 juta, USD 255,10 juta dan USD 180,62 juta, dimana ketiganya mengambil porsi ekspor Jabar sebanyak 35,24%.

Sementara itu dari sisi impor, pada Bulan September tercatat sebanyak USD

9,2 miliar, dimana impor terbesar Jabar datang dari Tiongkok yakni sebesar USD 244,50 juta.

Jika membandingkan ekspor terhadap impor, perdagangan luar negeri Jabar masih mengalami surplus. Dari sisi non migas mengalami surplus sebesar USD 1,68 miliar dan dari sisi migas surplus sebesar USD 88,7 juta. Jo

 

Sumber :

http://riskyeka.web.ugm.ac.id/makalah-jaringan-tumbuhan/