Edufuturistik Festival, Menuju Pendidikan Jabar yang Inklusif

Edufuturistik Festival, Menuju Pendidikan Jabar yang Inklusif

Edufuturistik Festival, Menuju Pendidikan Jabar yang Inklusif

Edufuturistik Festival, Menuju Pendidikan Jabar yang Inklusif
Edufuturistik Festival, Menuju Pendidikan Jabar yang Inklusif

Dinas Pendidikan Jawa Barat bekerja sama dengan Yayasan Sayangi Tunas

Cilik Partner of Save the Children menyelenggarakan Edufuturistik Festival bertema “Semua Anak Jawa Barat Harus Sekolah” di Gedung Sate, Jalan Diponogoro No.22 Bandung, Minggu(10/12/17). Festival ini diikuti oleh 1000 anak perwakilan sekolah yang ada di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan bahwa semua anak di Jabar harus sekolah. Menurutnya, tidak boleh ada anak yang putus sekolah dengan alasan apapun.

“Semua anak di Jabar bisa sekolah. Mari kita wujudkan sekolah ramah anak dan tidak ada siswa yang putus sekolah dengan alasan apapun,” ujarnya.

Festival ini merupakan salah satu program Provinsi Jawa Barat sebagai

upaya untuk menjamin terpenuhinya 5K yaitu Ketersediaan, Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan dan Kepastian dalam mendapatkan layanan pendidikan.Sementara itu. dalam melaksanakan program tersebut, menurut Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi perlu adanya komitmen bersama demi memenuhi hak anak untuk mendapatkan pendidikan khususnya di Jabar.

“Peluncuran program ini harus diikuti dengan komitmen bersama semua unsur, seperti pemerintah, dunia usaha, penggiat pendidikan dan lembaga non pemerintah (NGO) agar semua anak bisa sekolah,” ujarnya.

Komitmen yang sudah dimiliki oleh pemerintah, kata Hadadi, dengan

adanya deklarasi oleh Provinsi Jawa Barat, semenjak 2013, sebagai provinsi pendidikan inklusif yang mengedepankan sekolah inklusif yaitu sekolah terbuka, sekolah yang ramah anak dan sekolah tanpa diskriminatif.

 

Baca Juga :