Pengertian kalkulus

Pengertian kalkulus

Pengertian kalkulus
Pengertian kalkulus

Kalkulus adalah studi matematika tentang perubahan, dalam cara yang sama bahwa geometri adalah studi tentang bentuk dan algebra adalah studi tentang cara kerja dan aplikasi mereka untuk memecahkan persamaan. Ia memiliki dua cabang utama, kalkulus diferensial (berhubungan dengan tingkat perubahan dan kemiringan kurva), dan kalkulus integral (berhubungan dengan akumulasi kuantitas dan area di bawah dan diantara kurva); dua cabang ini adalah berkaitan satu sama lain oleh teori fundamental dari kalkulus. Kedua cabang itu memanfaatkan pengertian fundamental dari konvergensi dari susunan tidak terbatas dan serial tidak terbatas kepada batas yang terdefinisikan dengan jelas. Secara umum, kalkulus modern diperkirakan telah dikembangkan di abad ke-17 oleh Isaac Newton dan Gottfried Leibniz. Sekarang ini, kalkulus memiliki penggunaan yang luas dalam ilmu pengetahuan, rekayasa dan ilmu ekonomi serta dapat memecahkan banyak masalah yang algebra sendiri tidak dapat memecahkannya.

Kalkulus adalah bagian dari pendidikan matematika modern. Tujuan dari kalkulus adalah sebagai pintu gerbang bagi yang lainnya, tujuan yang lebih lanjut lagi dalam matematika diabdikan kepada studi dari fungsi dan limit, secara lebih luas dinamakan analisa matematika. Kalkulus dalam sejarahnya disebut sebagai “the calculus of infinitesimals”, atau “infinitesimal calculus”. Kata “kalkulus” berasal dari bahasa Latin (calculus) dan tertuju kepada batu kecil yang digunakan untuk menghitung. Secara lebih umum, kalkulus (plural calculi) tertuju kepada metode atau sistem perhitungan yang dibimbing oleh manipulasi simbolis dari ekspresi. Beberapa contoh dari calculi populer lainnya adalah kalkulus proposisional, kalkulus variasi, kalkulus lambda, dan kalkulus proses.

Baca Juga :

PENGERTIAN KOMUNISME,KAPITALISME

PENGERTIAN KOMUNISME,KAPITALISME

PENGERTIAN KOMUNISME,KAPITALISME

Pengertian Kapitalisme

Kapitalisme adalah Sistem dan faham ekonomi (perekonomian) yang modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal-modal perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas.

Adapun pengertian Kapitalis menurut G.G. Wells;

“Kapitalisme adalah Suatu yang tidak dapat didefinisikan, tapi pada umumnya kita menyebut sebagai sistem kapitalis, sesuatu yang kompleks kebiasaan tradisional, energi perolehan yang tak terkendalikan dan kesempatan jahat serta pemborosan hidup”

Contoh :

  • Amerika Serikat
  • Inggris
  •  Jerman
  1. Pengertian Komunisme

Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia, selain kapitalisme dan ideologi lainnya. Komunisme lahir sebagai reaksi terhadap kapitalisme di abad ke-19, yang mana mereka itu mementingkan individu pemilik dan mengesampingkan buruh.Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”.

Contoh Negara Penganut “Komunisme” :

  •  Republik Rakyat Cina (sejak 1949),
  •  Kuba,
  • Korea Utara,
  • Laos dan
  • Vietnam.

Pengertian Sosialisme

Sosialisme (sosialism) secara etimologi berasal dari bahasa Perancis sosial yang berarti kemasyarakatan. Istilah sosialisme pertama kali muncul di Perancis sekitar 1830. Umumnya sebutan itu dikenakan bagi aliran yang masing-masing hendak mewujutkan masyarakat yang berdasarkan hak milik bersama terhadap alat-alat produksi, dengan maksud agar produksi tidak lagi diselenggarakan oleh orang-orang atau lembaga perorangan atau swasta yang hanya memperoleh laba tetapi semata-mata untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Contoh negara-negara  Penganut  “Sosialisme” :

  •  Uni Soviet (sekarang Rusia),
  •  Cina,
  •  Korea Utara,
  • Vietnam.

Pengertian Chauvinisme

Adalah perasaan kebanggaan terhadap bangsanya yang berlebihan sehingga bangsa lain dipandang lebih rendah, paham seperti ini disebutchauvinisme.

Contoh Negara-Negara Penganut “Chauvinisme” :

  •  Italia (B. Mussolini),
  •  Jepang (Tenno Haika),
  •  Jerman ( Adolf Hitler).

Pengertian Fasisme

Fasisme adalah sebuah gerakan politik penindasan, Nama  fasisme diambil daribahasa Italia, fascio, yang berarti “kelompok politik”. Sedangkan dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini, tengahnya membentuk dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simboldaripada kekuasaan pejabat pemerintah. Fascis ini melangbangkan otoritas sebuah kaum/golongan.

Sebuah kelas ideologi politik (dan rezim politik historis) yang mengambil nama dari gerakan yang dipimpin oleh Benito Mussolini yang mengambil alih kekuasaan di Italia pada tahun 1922. Mussolini ide-ide dan praktek langsung dan tidak langsung mempengaruhi gerakan politik di Jerman (terutama Partai Nazi), Spanyol (Franco Falange Partai), Perancis, Argentina, dan banyak negara-negara Eropa dan non-Eropa lainnya sampai ke hari ini.

Contoh negara penganut “Fasisme”:

  • Jepang
  • Jerman
  • Italia

Sumber : http://neyramand.revolublog.com/contoh-teks-eksplanasi-a165655572