Qualcomm Umumkan Tanggal Rilis Snapdragon 8150

Qualcomm Umumkan Tanggal Rilis Snapdragon 8150

Qualcomm Umumkan Tanggal Rilis Snapdragon 8150
Qualcomm Umumkan Tanggal Rilis Snapdragon 8150

Hingga saat ini SoC buatan Qualcomm masih diakui jadi yang terbaik oleh sejumlah pabrikan smartphones. Bahkan di segmen premium, SoC buatan Qualcomm banyak digunakan oleh pabrikan smartphone papan atas yang diluncurkan setiap tahunnya.

Bisa dibilang, produsen chipset yang berbasis di Amerika Serikat ini memiliki reputasi solid untuk memproduksi SoC yang dipadukan dengan modem dan GPU yang andal. Itu sebabnya semua pecinta gadget menantikan penerus dari Snapdragon 845 yang sukses dibuat oleh Qualcomm.

Sayangnya, Qualcomm tampaknya agak terlambat tahun ini. Sebuah laporan menyatakan bahwa kita mungkin baru bisa melihat chipset 7 nanometer pertama dari Qaulcomm pada tanggal 4 Desember 2018 nanti. Ya! Qualcomm pada tanggal tersebut memang akan menggelar sebuah acara di Hawaii.

Sejauh ini bocoran yang bergulir di dunia maya menyebutkan bahwa

spesifikasi Snapdragon 8150 akan datang dengan desain inti CPU tiga-cluster. Tentu saja desain tersebut mengingatkan kita dengan Kirin 980 yang dibuat oleh Huawei.

Chipset yang diduga kuat sebagai Snapdragon 8150 belum lama ini sudah muncul di situs pengujian benchmarking AnTuTu. Tercatat, SoC tersebut memiliki skor mencapai 362.292 poin yang belum pernah terlihat di perangkat Android apa pun.

Satu-satunya SoC yang mampu mendekati Snapdragon 8150 itu adalah

Kirin 980. Ya! Diuji via AnTuTu, Soc bseutan Huawei tersebut meraih skor hingga 311.840 poin. SoC di Black Shark Helo adalah yang terbaik berikutnya dengan skor 301.757 poin.

Berbicara soal arsitektur inti, Snapdragon 8150 memiliki satu core besar

dengan clock speed 2,8 GHz, tiga core menengah dengan clock speed 2,4 GHz dan empat core efesiensi dengan clock speed 1,78 GHz. GPU di dalamnya diyakini sebagai Adreno 640 yang 20 persen lebih baik dari versi sebelumnya.

 

Baca Juga :

Foto Jepretan Google Pixel 3 Lite Beredar di Internet

Foto Jepretan Google Pixel 3 Lite Beredar di Internet

Foto Jepretan Google Pixel 3 Lite Beredar di Internet
Foto Jepretan Google Pixel 3 Lite Beredar di Internet

Salah satu blogger asal Rusia yang getol menulis soal teknologi baru-baru ini telah membagikan spesifikasi inti dan gambar yang diduga kuat sebagai smartphone Pixel 3 Lite. Kini, dari blogger yang sama ia membagi-bagikan beberapa contoh foto yang dipotret menggunakan Pixel 3 Lite.

Dari beberapa gambar yang diperlihatkan diambil di dalam ruangan. Ini

sekaligus mengisyaratkan bahwa Google Pixel 3 Lite masih dapat membidik objek-objek dalam kondisi low-light dan foto-foto yang dihasilkan pun terlihat sangat baik.

Saat di siang hari, Google Pixel 3 Lite digunakan untuk membidik objek di bawah kondisi cuaca yang mendung. Lagi dan lagi, smartphone ini mampu menangkap hampir setiap detail dari objek yang dibidik. Foto lainnya memperlihatkan bahwa pengambilan gambar diam diambil dari pemotretan video 4K.

Semua foto yang diperlihatkan memang diambil menggunakan Google

Pixel 3 Lite yang masih tahap pengembangan alias prototype. Jadi masih ada kesempatan bagi raksasa asal Mountain View tersebut untuk meningkatkan kemampuan kamera yang ada pada Pixel 3 Lite.

Sedangkan rumor seputar perangkat yang muncul di internet menyebutkan bahwa smartphone ini diberi codename Sargo. Spekulasi lainnya, Pixel 3 Lite diperkirakan akan dilengkapi dengan kamera belakang 12 MP serta kamera depan 8 MP.

Panel layarnya akan dikemas dengan ukuran 5,56 inci, berponi dengan

aspek rasio tinggi dan memiliki resolusi FullHD+. Untuk jeroannya, smartphone ini diperkirakan akan datang dengan chipset Snapdragon 670 yang dipadukan RAM sebesar 4 GB.

sumber :

https://anchorstates.net/tetris-blitz-apk/

Galaxy S10, Senjata Samsung Menepis Krisis

Galaxy S10, Senjata Samsung Menepis Krisis

Galaxy S10, Senjata Samsung Menepis Krisis
Galaxy S10, Senjata Samsung Menepis Krisis

Samsung telah memperkenalkan prototype smartphone lipat pertamanya dan diharapkan smartphone tersebut akan datang di awal tahun depan. Di saat yang sama, Samsung juga dipastikan akan merilis Galaxy S10 Series, smartphone unggulan yang mungkin datang dengan lubang kecil di panel OLED.

Layar lipat dan lubang kecil di panel OLED adalah dua teknologi yang

kedengarannya menarik. Itulah dua teknologi yang sepertinya terus didorong oleh Samsung agar mereka diharapkan mampu kembali berkompetisi di pasar smartphone global.

Seperti yang dilaporkan oleh media lokal Korea Herald, DJ Koh selaku CEO Samsung akan terus mencari cara untuk mengubah divisi seluler yang dipegangnya. Jika tidak, dikhawatirkan Samsung akan jatuh dan DJ Koh mungkin akan kehilangan pekerjaannya.

Berbicara dengan orang dalam Samsung, Korea Herald menuliskan bahwa

DJ Koh dikritik oleh Lee Jae-yong selaku Wakil Ketua yang belum lama ini mengunjungi toko smartphone di Eropa. Dikatakan, Samsung dalam persaingan di pasar smartphone sudah mulai melemah.

Ketika Samsung melaporkan hasil keuangannya pada Q3 di tahun ini, bisnis seluler terhitung di bawah US$ 2 miliar dalam laba operasi. Artinya, ada penurunan setiap triwulan sekitar 30% dan turun 10% YoY. Bahkan kalkulasi tersebut sudah termasuk dengan penjualan Galaxy Note9 yang muncul lebih awal.

Kritikan juga datang dari karyawannya sendiri yang mengatakan bahwa

sistem pengambilan keputusan yang kaku adalah masalah paling serius di divisi seluler. Hal ini menyebabkan Samsung tidak mudah untuk mendapatkan ide dan solusi yang inovatif.

 

sumber :

https://anchorstates.net/light-a-way-apk/

Ramaikan e-Sport, Mobile Premier League Kini Hadir di Indonesia

Ramaikan e-Sport, Mobile Premier League Kini Hadir di Indonesia

Ramaikan e-Sport, Mobile Premier League Kini Hadir di Indonesia
Ramaikan e-Sport, Mobile Premier League Kini Hadir di Indonesia

Tim pengembang game asal India, Mobile Premier League (MPL) telah mengumumkan ketersediaan platform eSports MPL versi Indonesia. MPL menawarkan berbagai game arcade yang mengadu ketangkasan serta sarat nilai kompetisi dan bisa dimainkan oleh berbagai kalangan.

“MPL merevolusi konsep arcade tradisional yang terpaku pada tempat serta mesin arcade. Kini kami mengemasnya menjadi sebuah platform yang mudah diakses pengguna lewat smartphone,” jelas Joe Wadakethalakal, CEO Indonesia, Mobile Premier League.

Lebih jauh, Joe juga mengakui bahwa pasar industri eSports di Indonesia sangat menarik. Mengutip riset Newzoo di 2018, Indonesia berada di peringkat 17 dunia sebagai pasar game terbesar dengan proyeksi pendapatan sebesar US$ 1.084 miliar.

“Genre arcade yang dihadirkan MPL berpotensi menjangkau masyarakat

secara lebih luas, dan kami bisa menjadi pionir platform arcade yang dapat memaksimalkan industri eSports dalam negeri, mulai dari penambahan kompetisi hingga penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif,” tambah Joe.

MPL nantinya juga akan bekerja sama dengan para pengembang game lokal untuk menambahkan lebih banyak game ke dalam platformnya. Hingga kini, MPL telah diunduh hingga 25 juta kali di oleh penggunanya di India. Pengguna di Indonesia bisa segera mengunduh MPL lewat tautan berikut.

Hal senada juga ditegaskan oleh Ridzki Syahputera, Head of Growth

Indonesia, Mobile Premier League. Ia mengatakan bahwa eSports masih terlalu luas untuk dirangkum dalam kompetisi game yang ada sekarang. Karena itu, MPL percaya bahwa arcade adalah bahasa yang universal untuk menyatukan gamer Indonesia.

Untuk peluncuran perdana versi Indonesia, platform MPL mengusung lima judul game yang bisa segera dimainkan, yaitu Fruit Chop, Go-Ride, Runner No. 1, Monster Truck dan Fruit Dart. Game yang tersedia memiliki konsep yang serupa dengan game arcade pada umumnya.

Ridzki juga menambahkan bahwa MPL akan mengadakan turnamen untuk

setiap judul game, sehingga para pemain punya kesempatan menjadi juara setiap hari. Juara adalah pemain dengan skor tertinggi dalam turnamen, yang berhak mendapat sejumlah Berlian (alat tukar dalam game) sebagai hadiahnya

 

Baca Juga :

Render dan Harga OPPO Reno Z Mulai Terungkap

Render dan Harga OPPO Reno Z Mulai Terungkap

Render dan Harga OPPO Reno Z Mulai Terungkap
Render dan Harga OPPO Reno Z Mulai Terungkap

Ada tiga model Reno Series yang diperkenalkan oleh OPPO pada awal bulan lalu. Ketiganya adalah OPPO Reno, OPPO Reno 10x Zoom dan OPPO Reno 5G. Menariknya, OPPO sepertinya akan punya model OPPO Reno lainnya yang akan segera diperkenalkan.

Tidak hanya itu, digadang-gadang inilah seri OPPO Reno yang akan

dibanderol dengan harga lebih murah. Ya! Bocoran ini terungkap dari China Telecom yang sudah mencantumkan OPPO Reno Z di dalam situs resmi miliknya.

Disamping informasi harga, render dan spesifikasi smartphone ini pun sudah terungkap. OPPO Reno Z akan punya layar berukuran 6,4 inci dengan resolusi FullHD+. Smartphone ini masih mengadopsi layar berponi yang juga menjadi rumah dari kamera depan 32 MP.

Daya tarik lainnya, meskipun dijual dengan harga paling murah OPPO Reno

Z sudah dilengkapi dengan pemindai sidik jari di dalam layar alias fingerprint under display. Sementara, pada panel bagian belakang bercokol dua kamera dengan konfigurasi 48 MP sebagai lensa utama dan 5 MP sebagai lensa kedalaman.

Hal menarik lainnya, OPPO Reno akan dipacu oleh chipset papan atas

besutan MediaTek, yakni Helio P90 yang dipadukan dengan RAM sebesar 6 GB dan internal storage berkapasitas 256 GB. Untuk urusan catu daya, akan ada baterai berkapasitas 3.950 mAh dengan dukungan VOOC 3.0 untuk pengisian cepat 20W.

 

sumber :

https://jakarta.storeboard.com/blogs/gaming/titanium-backup-pro/1654270

DJ Koh: Nasib Galaxy Fold akan Diputuskan Segera

DJ Koh: Nasib Galaxy Fold akan Diputuskan Segera

DJ Koh Nasib Galaxy Fold akan Diputuskan Segera
DJ Koh Nasib Galaxy Fold akan Diputuskan Segera

Awal tahun ini, Samsung secara resmi telah meluncurkan smartphone yang sangat dinanti-nantikan dan futuristik, Samsung Galaxy Fold. Smartphone ini sebenarnya sudah siap dipasarkan pada tanggal 26 April 2019 lalu, tetapi hanya beberapa hari sebelum waktu penjualan, Samsung tiba-tiba menundanya.

Sekarang, CEO Samsung DJ Koh telah mengungkapkan bahwa Samsung akan segera mengonfirmasi tanggal revisi penjualan smartphone lipatnya itu dalam beberapa hari ke depan. Dia juga mengatakan bahwa “gangguan” Galaxy Fold disebabkan oleh zat yang masuk ke dalam perangkat.

Ya! Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini memang sebelumnya sudah mendistribusikan Galaxy Fold ke sejumlah reviewer. Tak sedikit reviewer yang mengeluh masalah serius terkait dengan layar smartphone tersebut, terutama di sisi-sisi bagian yang terlipat.

Dalam sebuah pernyataannya, Samsung juga mengatakan bahwa mereka akan memeriksa perangkat yang terkena dampak secara menyeluruh. Tetapi saat itu mereka tidak mengisyaratkan tentang penundaan penjualan Galaxy Fold.

Namun setelah sejumlah media memberitakan tentang masalah tersebut,

Samsung bertidak cepat dengan mengeluarkan pengumuman untuk menunda penjualan Galaxy Fold. Ya! Ini sekaligus jawaban Samsung berdasarkan umpan balik yang mereka terima dari sejumlah reviewer.

Seperti yang telah diumumkan, Galaxy Fold datang dengan layar Infinity Flex 7,3 inci dan memiliki resolusi 1.536 x 2.152. Dalam mode ini pengguna dapat menjalankan tiga aplikasi sekaligus yang disebut oleh Samsung sebagai Three-app Multitasking.

Ketika dilipat ke mode smartphone, Galaxy Fold menawarkan layar

berukuran 4,6 inci dengan resolusi 840 x 1.960 piksel. Dalam mode ini Samsung juga menyelipkan fitur yang disebut App Continuity yang secara otomatis menyesuaikan aplikasi ketika pengguna beralih layar.

Samsung Galaxy Fold ditenagai prosesor 7 nanometer dengan RAM 12 GB.

Smartphone ini juga dilengkapi dengan modul kamera yang terdiri dari lensa ultra-wide 16 MP, lensa telefoto 12 MP dan kamera sudut lebar 12 MP. Di sisi depan, ada lensa 10 MP untuk foto selfie.

 

sumber :
https://jakarta.storeboard.com/blogs/gaming/titanium-backup-pro/1654270

OPPO Reno3 Debut Desember 2019, Diperkirakan akan Punya Dukungan 5G

OPPO Reno3 Debut Desember 2019, Diperkirakan akan Punya Dukungan 5G

OPPO Reno3 Debut Desember 2019, Diperkirakan akan Punya Dukungan 5G
OPPO Reno3 Debut Desember 2019, Diperkirakan akan Punya Dukungan 5G

OPPO, pabrikan smartphone asal Cina sepertinya tidak mau membuang-buang waktu. Ya! Setelah memperkenalkan seri OPPO Reno yang pertama kali muncul di bulan April 2019 dan diikuti seri OPPO Reno2 pada bulan Agustus 2019, OPPO bakal meluncurkan OPPO Reno generasi ketiga.

Di sela-sela memperkenalkan ColorOS 7 terbaru, OPPO juga mengumumkan bahwa OPPO Reno3 akan debut pada bulan Desember tahun ini. Ya! Ini akan menjadi smartphone pertama dari OPPO yang mendukung mode ganda SA/NSA 5G dan datang dengan user interface terbaru.

Sayangnya, OPPO tidak sama sekali mengungkap informasi teknis

mengenai smartphone tersebut. Begitu juga, kita belum tahu berapa banyak model perangkat masa depannya itu akan dibuat oleh OPPO. Seperti yang kita lihat, OPPO Reno2 saja muncul lebih dari satu model.

Namun, menurut bocoran yang beredar d internet, Reno3 akan menggunakan chipset kelas menengah milik Qualcomm, yakni Snapdragon 735 yang punya proses fabrikasi 7nm dan modem 5G. Ya! Tentunya yang ditunggu-tunggu adalah serangkaian fitur menarik yang akan dijebloskan oleh OPPO ke dalam Reno3.

Tidak tertutup kemungkinan, SoC yang ada di dalam Reno3 akan dipasangkan dengan RAM sebesar 8 GB serta opsi penyimpanan 128 GB atau 256 GB. Desas-desus lainnya, smartphone ini akan dikemas dengan layar AMOLED berukuran 6,5 inci dan memiliki resolusi FullHD+ serta fitur pemindai sidik jari di bawah layar.

Sudah barang tentu, OPPO juga tidak akan melupakan sektor fotografi.

Seperti yang sudah kita lihat bersama, OPPO Reno2 datang dengan dukungan kamera yang ciamik. Nah! Diperkirakan, OPPO akan menyematkan kamera utama dengan sensor lebih dari 48 MP dan ditemani tiga lensa lainnya. Ya! OPPO Reno3 akan punya empat kamera belakang.

Sementara, untuk memanjakan para penyuka foto selfie, besar kemungkinan kamera depan yang disematkan masih akan memakai lensa dengan resolusi 32 MP. Apakah OPPO Reno3 masih akan mengadopsi mekanisme pop-up kamera dengan desain sirip ikan hiu? Tidak tertutup kemungkinan OPPO masih akan memakai hal yang sama.

Mengenai catu dayanya, diperkirakan smartphone ini akan dibekali baterai

dengan kapasitas yang sama seperti yang ada pada Reno2, yakni 4.000 mAh. Tak ketinggalan, OPPO kemungkinan akan menancapkan fitur pengisian daya terbaru yang dikembangkannya, yang kini sudah ada di dalam tubuh OPPO Reno Ace.

 

Baca Juga :

Huawei Ngenalin Freebuds 3 di Indonesia, Dibanderol Rp2 Jutaan

Huawei Ngenalin Freebuds 3 di Indonesia, Dibanderol Rp2 Jutaan

Huawei Ngenalin Freebuds 3 di Indonesia, Dibanderol Rp2 Jutaan
Huawei Ngenalin Freebuds 3 di Indonesia, Dibanderol Rp2 Jutaan

Ikut meramaikan pasar true wireless earbuds di Indonesia, Hauwei membuat kejutan dengan memboyong Freebuds 3. Ya! Perangkat ini diperkenalkan oleh Huawei di hadapan media dan tech-reviewer Indonesia di sela-sela gelaran acara bertajuk “Tech Meets Fashion” yang digelar di Jakarta (25/11).

“Acara ini terinspirasi oleh visi Huawei menghadirkan perangkat digital bagi setap individu, rumahan dan perusahaan dalam mewujudkan dunia yang cerdas dan terhubung. Ya! Inspirasi tersebut diwujudkan oleh Huawei salah satunya dengan menghadirkan Freebuds 3,” ungkap Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia.

Lebih dari sekadar memberikan pengalaman audio yang mengesankan, Freebuds 3 juga memiliki nilai estetika. Terinspirasi oleh alam, casing bundar simetris tampil sangat menarik dan nyaman untuk di simpan di saku celana, di tas, dan di mana saja.

Freebuds 3 dengan desain Dolphin Bionics sangat cocok untuk pemakaian di telinga yang lebih nyaman dan stabil, sekaligus menghadirkan suara yang lebh fokus di telinga pengguna. Selain itu, Freebuds 3 juga punya desain open-fit dirancang secara ergonomis untuk kenyamanan yang maksimal.

Dukungan fitur All Noise Cancellation (ANC) yang dikombinasikan dengan prosesor audio juga dapat memberikan pengurangan kebsingan lingkungan yang telah dioptimalkan secara real-time. Fitur ini dapat diaktifkan hanya dengan mengetuk earbud sebelah kiri.

Fitur lainnya yang turut disematkan ke dalam Freebuds 3 adalah Bone Voice

ID yang sangat berguna ketika pengguna melakukan panggilan. Teknologi ini membantu membedakan antara suara saat panggilan berlangsung dan kebisingan latar belakang dengan mengambil getaran dari pergerakan mulut.

Menggunakan saluran mikrofon aerodinamis earbud, Freebuds 3 dapat memblokir sebagian besar angin yang masuk dan memberikan pengalaman eksklusif saat mendengarkan musik dan mendapatkan panggilan. Desain Aerodinamis Mic Duct juga dapat menekan angin yang lewat untuk mengurangi kebsingan angin secara efesien.

Huawei Freebuds 3 ditenagai oleh prosesor Kirin A1 yang merupakan

chipset besutan Huawei. Perangkat ini juga dilengkapi dengan BT-BLE dual-mode Bluetooth 5.1 SoC bersertifikat 5.1, teknologi transmisi Dual Channel Huawei Isochronous dan prosesor audio 356 MHz.

Dalam sekali pengsian, baterai pada Freebuds 3 dapat bertahan hingga 4 jam, namum akan meningkat secara substansial hingga 20 jam jika digunakan dengan kasingnya. Hal menarik lainnya, true wireless earbud ini juga mendukung pengisian daya nirkabel dan kabel.

Pengisian daya lewat kabel bisa berlangsung sangat cepat, yakni bisa

mengisi daya Freebuds 3 dari kondisi kosong menjadi 70 persen hanya dalam waktu 30 menit. Fitur pengisian nirkabel juga sangat berguna, di mana Freebuds 3 bisa diisi dayanya lewat smartphone Huawei yang punya fitur Reverse Charge, seperti Huawei Mate 30 Pro misalnya.

Nah! Penasaran dengan harga Freebuds 3 ini? Bagi kalian yang tertarik untuk meminang true wireless earbuds ini, Huawei menjualnya dengan harga Rp2.299.000 dan ada dua pilihan warna, yakni Putih dan Hitam. Ditawarkan secara pre-order hingga 2 Desember 2019, konsumen bisa mendapatkan charger nirkabel (15W) dan casing silikon.

 

Sumber :

https://viewsflow.com/

Disdik Surabaya Larang Perayaan Valentine di Sekolah Maupun Rumah

Disdik Surabaya Larang Perayaan Valentine di Sekolah Maupun Rumah

Disdik Surabaya Larang Perayaan Valentine di Sekolah Maupun Rumah
Disdik Surabaya Larang Perayaan Valentine di Sekolah Maupun Rumah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya mengeluarkan surat edaran

terkait perayaan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang. Surat edaran bernomor 421/1121/436.6.4/2015 tertanggal 12 Februari 2015 itu disebarkan kepada seluruh sekolah di lingkup Kota Surabaya, mulai dari tingkat SMP hingga SMA dan SMK.

Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya, M Ikhsan, itu ada tiga hal utama yang disampaikan kepada pihak sekolah.

Yang pertama adalah melarang siswa merayakan Valentine Day, baik di

rumah maupun di sekolah. Kedua, meminta kepada pihak sekolah untuk membuat surat edaran kepada orang tua/wali murid, agar dapat mengawasi putra putrinya. Ketiga, meminta kepada pihak sekolah untuk mendukung sekaligus menindaklanjuti surat edaran tersebut.

Melalui surat edaran ini, Dinas Pendidikan Kota Surabaya disebut berupaya

menjaga agar para pelajar tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma sosial dan budaya Indonesia.

Sekadar informasi, data di Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur (Jatim) menyebutkan bahwa angka kelahiran dari perempuan di bawah usia 20 tahun cukup tinggi. Meski tidak spesifik menunjuk pelajar, di daerah-daerah seperti Madura dan wilayah “tapal kuda” (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso dan Jember), tercatat masih banyak siswa putus sekolah dan menikah.

Salah satu yang menjadi kesimpulan dari data itu yakni bahwa penyebab banyaknya perempuan yang hamil di bawah usia 20 tahun adalah karena gaya hidup bebas yang sudah tak terkontrol. [Yovie Wicaksono]

 

Baca Juga :

Presiden Minta Aturan Perkuliahan Ditinjau Ulang

Presiden Minta Aturan Perkuliahan Ditinjau Ulang

Presiden Minta Aturan Perkuliahan Ditinjau Ulang
Presiden Minta Aturan Perkuliahan Ditinjau Ulang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Menteri Riset, Teknologi dan

Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) untuk meninjau ulang aturan mengenai masa perkuliahan atau masa studi, serta aturan terkait sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Menteri Sekretaris Negara (Menseneg) Pratikno dalam keterangan persnya

di Jakarta, Senin (25/5/2015) malam menjelaskan, Presiden Jokowi telah meminta Menristek Dikti untuk melakukan evaluasi beberapa peraturan Mendikbud yang berkaitan dengan dua hal tersebut. Hal itu kemudian segera ditindaklanjuti oleh Kemristek Dikti dengan mengeluarkan surat edaran.

“Dengan adanya kebijakan ini, maka pembatasan masa studi terpakai empat sampai lima tahun tidak berlaku, dan dikembalikan pada aturan sebelumnya sampai dirumuskan kebijakan baru,” papar Mensesneg.

Sementara itu untuk sistem UKT, pemerintah disebut berkomitmen

melindungi mahasiswa yang tidak mampu untuk membiayai sekolahnya.

“Terkait dengan sistem UKT untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pemerintah memahami aspirasi mahasiswa dan masyarakat. Untuk itu, pemerintah berkomitmen melindungi mahasiswa yang kurang mampu, paling sedikit 20 persen dari mahasiswa baru,” katanya. [Antara]

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/