Benarkah Israel Pemilik Tanah Perjanjian

Benarkah Israel Pemilik Tanah Perjanjian

Benarkah Israel Pemilik Tanah Perjanjian

Benarkah Israel Pemilik Tanah Perjanjian
Benarkah Israel Pemilik Tanah Perjanjian

Umat Israel-Yahudi mengklaim bahwa Palestina merupakan

tanah perjanjian yang seharusnya mereka kuasai. Klaim mereka menyebutkan Allah telah menjanjikan tanah tersebut kepada Abraham, Ishaq, Yakub untuk keturunannya, sehingga asumsi mereka bahwa tanah tersebut sepenuhnya harus dikuasai umat Israel-Yahudi, tidak untuk umat Islam ataupun Kristen. Sebenarnya, lepasnya status umat Israel sebagai bangsa pilihan telah cukup menunjukkan bahwa umat Israel sudah tidak berhak memiliki tanah yang dulu dijanjikan kepada mereka, tapi untuk menegaskan lebih lanjut, masih banyak bukti bahwa umat Israel-Yahudi seharusnya tidak melakukan kebiadaban hanya karena keserakahan merebut daerah yang bukan hak mereka lagi.

Memang benar awalnya tanah tersebut dianugerahkan untuk umat Israel, karena Allah telah berjanji kepada nenek moyang mereka, yaitu Abraham, Ishaq, dan Yakub. Tetapi, janji tersebut akan tetap berlaku jika umat Israel berpegang teguh pada peraturan dan ketetapan Allah.

Ulangan 4:1-2

4:1 “Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.

4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ulangan 4:25-27

4:25 Apabila kamu beranak cucu dan kamu telah tua di negeri itu lalu kamu berlaku busuk dengan membuat patung yang menyerupai apa pun juga, dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya,

4:26 makaaku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu habis binasa dengan segera dari negeri ke mana kamu menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya; tidak akan lanjut umurmu di sana, tetapi pastilah kamu punah.

4:27 TUHAN akan menyerakkan kamu di antara bangsa-bangsa dan hanya dengan jumlah yang sedikit kamu akan tinggal di antara bangsa-bangsa, ke mana TUHAN akan menyingkirkan kamu.

Ulangan 4:40 Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya.”

Pendudukan umat Israel di tanah perjanjian hanya tetap berlaku jika umat Israel tidak berlaku busuk, tidak menyembah tuhan-tuhan lain, tidak melakukan apa yang jahat dimata Allah dan menaati ketetapan dan peraturan Allah. Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa hilangnya status Israel sebagai bangsa pilihan dan digantikan dengan bangsa lain karena mereka telah melakukan hal-hal tersebut.

Inilah kronologis yang dikisahkan dalam Bible tentang pemberian tanah perjanjian sampai akhirnya Israel-Yahudi tidak berhak lagi menduduki tanah yang dulu dipijakinya.

a. Umat Israel dijanjikan akan suatu daerah yang baik termasuk Kanaan, Palestina setelah keluar dari Mesir.

Keluaran 3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

b. Tuhan membantu umat Israel meluaskan daerah dengan mengalahkan musuh dan membantai orang-orang ditanah yang dijanjikan.

Keluaran 3424 sebab Aku akan menghalau bangsa-bangsa dari depanmu dan meluaskan daerahmu; dan tiada seorang pun yang akan mengingini negerimu, apabila engkau pergi untuk menghadap ke hadirat TUHAN, Allahmu, tiga kali setahun.

Ulangan 20:16-17

20:16 Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apa pun yang bernafas,

20:17 melainkan kautumpas sama sekali, yakni orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu,

c. Tetapi kemudian mereka berebut kekuasaan dan saling berperang satu sama lain.

Tahun 922 SM setelah Salomo wafat Kerajaan Israel pecah. wilayah utara tetap bernama Israel, selatan menggunakan nama Yehuda (Yahudi). Keduanya saling berperang selama beberapa tahun (II Raja-raja 9 dan 10)

d. Kerajaan Israel dan Yehuda senantiasa melakukan dosa dan melanggar ajaran Allah.

Berikut adalah rincian perbuatan dan perlakuan jahat Israel dimata Allah yang dicatat Bible.

• Israel-Yahudi degil dan tegar tengkuk

Ulangan 31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.

Israel-Yahudi berlaku busuk dan menyimpang dari ajaran Allah dengan mudah

Ulangan 9:12 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku busuk; mereka segera menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

 

• Israel-Yahudi umat yang murtad dan tidak setia

Yeremia 3:8 Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.

 

Yeremia 5:11 Sebab kaum Israel dan kaum Yehuda telah sungguh-sungguh berlaku tidak setia terhadap Aku, demikianlah firman TUHAN.

 

• Israel-Yahudi membenci kebaikan dan mencintai kejahatan

Mikha 3:2 hai kamu yang membenci kebaikan dan yang mencintai kejahatan? Mereka merobek kulit dari tubuh bangsaku dan daging dari tulang-tulangnya;

 

• Israel-Yahudi tidak menyukai keadilan dan kebenaran

Mikha 3:9 Baiklah dengarkan ini, hai para kepala kaum Yakub, dan para pemimpin kaum Israel! Hai kamu yang muak terhadap keadilan dan yang membengkokkan segala yang lurus,

• Israel-Yahudi pembangkang dan terus berbuat lebih jahat lagi

Yeremia 7:26 tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku dan tidak mau memberi perhatian, bahkan mereka menegarkan tengkuknya, berbuat lebih jahat dari pada nenek moyang mereka.

• Israel-Yahudi tidak berbalik dan terus menyimpang meskipun telah diperingatkan berulang kali

Yeremia 15:7 Aku menampi mereka dengan tampi di kota-kota negeri; Aku membuat umat-Ku kehilangan anak dan membinasakan mereka, karena mereka tidak berbalik dari tingkah langkah mereka.

e. Berpuluh tahun kemudian karena Israel-Yahudi melakukan dosa terus menerus dan tidak pernah sadar, konsekuensinya:

Allah menjauhkan mereka Israel-Yahudi dari hadapan-Nya.

II Raja-raj 23:27 Lalu berfirmanlah TUHAN: “Juga orang Yehuda akan Kujauhkan dari hadapan-Ku seperti Aku menjauhkan orang Israel, dan Aku akan membuang kota yang Kupilih ini, yakni Yerusalem, dan rumah ini, walaupun Aku telah berfirman tentangnya: Nama-Ku akan tinggal di sana!”

Allah menarik damai sejahtera, kasih setia, dan belas kasihan dari umat Israel-Yahudi.

Yeremia 16:5 Sungguh, beginilah firman TUHAN: Janganlah masuk ke rumah perkabungan, dan janganlah pergi meratap dan janganlah turut berdukacita dengan mereka, sebab Aku telah menarik damai sejahtera pemberian-Ku dari pada bangsa ini, demikianlah firman TUHAN, juga kasih setia dan belas kasihan-Ku.

Allah menghajar dan menyentakkan Israel-Yahudi dari tanah perjanjian.

I Raja-Raja 14:15 Kemudian TUHAN akan menghajar orang Israel, sehingga tergoyah-goyah seperti gelagah di air dan Ia akan menyentakkan mereka dari pada tanah yang baik ini yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang mereka; Ia akan menyerakkan mereka ke seberang sungai Efrat sana, oleh karena mereka telah membuat tiang-tiang berhala mereka dan dengan demikian menyakiti hati TUHAN.

Dan benar, tahun 720 SM Israel diserang Kerajaan Asyiria dan mereka dibuang ke daerah Laut Kaspia dan hilang entah kemana, sebagian ke Jerman dan disana dihajar lagi sehingga tidak ada tempat bagi umat Israel-Yahudi.

Jadi kesimpulannya bahwa umat Israel-Yahudi sudah tidak berhak menduduki tanah perjanjian, mengapa? Karena yang menghempaskan dan membuang mereka dari tanah perjanjian tersebut adalah Allah sendiri akibat dosa dan kejahatan yang mereka perbuat. Dan adalah kebohongan besar jika umat Israel masih saja bernafsu menduduki tanah perjanjian yang ada diwilayah Palestina dengan berdasar dalil janji Tuhan. Sebagai umat Muslim sudah seharusnya kita turut membela hak-hak saudara kita di Palestina dari cengkeraman kekejaman umat Israel, karena itu adalah tanah mereka. Sedangkan bagi Kristiani sudah sepantasnya sadar dan membuka mata atas kekeliruan mereka mendukung perbuatan non-manusiawi umat Israel terhadap rakyat Palestina hanya karena kekosongan pengetahuan tentang umat Israel dalam kitab sendiri maupun dalam sejarah.

http://www.thebaynet.com/community/education/the-10-advantages-of-online-classes.html