6.363 Peserta Jalani Tes Jalur Mandiri UINSA

6.363 Peserta Jalani Tes Jalur Mandiri UINSA

6.363 Peserta Jalani Tes Jalur Mandiri UINSA

6.363 Peserta Jalani Tes Jalur Mandiri UINSA
6.363 Peserta Jalani Tes Jalur Mandiri UINSA

Seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) jalur mandiri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) resmi diselenggarakan. Sebanyak 666 peserta Senin (17/7) mengikuti tes kemampuan dasar dan tes kemampuan bidang yang dibagi dalam tiga sesi. Setiap sesi diisi 222 peserta.

Tes SPMB Mandiri UINSA dilaksanakan selama sepuluh hari hingga 27 Juli. Sebelumnya, UINSA telah menyiapkan 250 unit komputer untuk tes berbasis komputer itu. ”Ini kedua kalinya UINSA menggelar CBT (computer based test, Red) untuk seleksi mandiri,” ujar Warek I UINSA Dr Syamsul Huda.

Sebanyak 250 komputer tersebut dibagi dalam sepuluh ruangan. Masing-masing diisi 25 unit. Perinciannya, 22 unit untuk tes dan 3 komputer cadangan. Tes berlangsung di 8 ruang laboratorium integrated dan 2 kelas laboratorium komputer fakultas tarbiah dan keguruan. Total peserta yang akan mengikuti seleksi 6.363 orang.

Menurut Syamsul, persiapan yang dilakukan kampus telah matang. Apalagi, itu bukan kali pertama mereka mengadakan tes serupa. Hanya ada beberapa penyesuaian terkait teknis pelaksanaan.

Tahun ini UINSA memperpendek masa tes SPMB mandiri. Yakni, dari yang sebelumnya 16 hari menjadi 10 hari. Karena itu, mereka menambah jumlah ruang ujian. Sesi ujian juga bertambah dari dua sesi menjadi tiga sesi. Untuk itu, durasi pengerjaan tes kemampuan dasar ikut dikurangi. Tahun lalu durasi yang disediakan mencapai 90 menit. Tahun ini hanya 75 menit. ”Ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan seleksi tahun lalu,” kata Kepala Bagian Akademik UINSA Rijalul Faqih.

Untuk pelaksanaan seleksi tahun ini, lanjut Rijal, UINSA menugaskan 270

pengawas dan 30 teknisi. Seluruh petugas disiagakan selama proses seleksi berlangsung.

Berdasar pantauan Jawa Pos, tidak ada masalah berarti selama tes. Hanya ada satu peserta yang datang terlambat 25 menit setelah tes kemampuan dasar berlangsung. Peserta tersebut hanya bisa mengikuti tes kemampuan bidang.

Menurut Rijal, jumlah pendaftar SPMB mandiri tahun ini di luar prediksi

panitia. Angka maksimal yang diperkirakan adalah 5 ribu pendaftar atau meningkat 35 persen dari jumlah pendaftar pada 2016. Padahal, kuota penerimaan yang disediakan tahun ini relatif kecil. Hanya 20 persen dari total penerimaan tahun ini. ”Kalau melihat persentase ini, setelah dikurangi jumlah maba yang diterima melalui jalur sebelumnya, untuk jalur mandiri, yang diterima di prodi agama sebanyak 560 orang dan prodi umum 466 orang,” terangnya.

Tahun ini UINSA menerima 4.385 maba dari semua jalur. Prodi yang

diminati dalam seleksi mandiri tahun ini, antara lain, ekonomi syariah dengan jumlah pendaftar 453 orang. Disusul prodi manajemen sebanyak 430 pemilih. Selanjutnya, 429 pendaftar ilmu komunikasi, 401 pendaftar pendidikan agama Islam, dan 404 pendaftar psikologi. ”Persaingannya ketat sekali karena kuota yang disediakan terbatas,” imbuhnya.

 

Sumber :

https://activerain.com/profile/danuaji